Manajemen Komunikasi dalam Menangani Stunting melalui Penggalakan Posyandu

Authors

  • Putri Erlinda Ariyanti Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur
  • Pardianto Pardianto Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.64685/jmec.v3i1.54

Keywords:

Manajemen Komunikasi, Stunting, Posyandu, Desa

Abstract

Stunting is a complex public health issue that requires cross-sectoral handling, especially at the village level. This study aims to examine the role of communication management in stunting prevention efforts through the promotion of Posyandu activities in Pesawahan Village, Tiris Subdistrict, Probolinggo Regency. The approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The results of the study show that the success of the stunting eradication program through the communication management process carried out by Adalah is as follows: 1). Collaborating with community health centers to provide assistance to cadres. 2). Assistance from posyandu cadres to stunted toddlers. 3). Communication-based monitoring and evaluation. In addition, the synergy between traditional and digital communication media helps reinforce the health messages conveyed.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allyreza, Rahmawati, and Ipah Ema Jumiati. “Strategi Komunikasi Kader Posyandu Sebagai Upaya Perubahan Perilaku Keluarga (Ibu) Dalam Penurunan Stunting Di Desa Ramaya Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.” Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat 5, no. 1 (2023): 1–14.

Anshori, Harun. “HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN Pendahuluan.” Skripsi 1 (2020): 1–86.

Creswell, John W. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Los Angeles: .Sage Publications, 2013.

Daracantika, Aprilia, dkk. “Pengaruh Negatif Stunting Terhadap Perkembangan Kognitif Anak.” Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan 1, no. 2 (2021): 113.

Denzin, Norman K., dan Yvonna S. Lincoln. The Sage Handbook of Qualitative Research. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2018.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Modul Pelatihan Kader Posyandu untuk Pencegahan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI, 2021.

Effendy, Onong Uchjana. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003.

Eliana, and Sri Sumiati. “Peran Kader Posyandu Terhadap Pembangunan Kesehatan Masyarakat.” Pusdik SDM Kesehatan 1, no. 1 (2018): 1–8. http://dx.doi.org/10.1016/j.cirp.2016.06.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.powtec.2016.12.055%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2019.02.006%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.matlet.2019.04.024%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.matlet.2019.127252%0Ahttp://dx.doi.o.

Fardiansyah, Hardi, dkk. “Manajemen Komunikasi.” In Buku, 1–347. Desember,. Widina Medua Utama, 2023. https://repository.penerbitwidina.com/publications/565668/manajemen-komunikasi.

Hardinsyah. Gizi untuk Kesehatan dan Produktivitas. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2010.

Jalal, Fasli. Mengatasi Stunting: Investasi Anak untuk Masa Depan Bangsa. Jakarta: Rajawali Pers, 2018.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Panduan Umum Program Desa dalam Percepatan Penurunan Stunting. Jakarta: Kemendes PDTT, 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Monitoring dan Evaluasi Program Penanggulangan Stunting. Jakarta: Kemenkes RI, 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Komunikasi Kesehatan untuk Penanggulangan Stunting.Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Manajemen Kasus Balita Stunting di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jakarta: Kemenkes RI, 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Kegiatan Posyandu dalam Penurunan Stunting. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Pelayanan Kesehatan Balita di Puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

Kumorotomo, Wahyudi. Etika Administrasi Publik. Yogyakarta: PT RajaGrafindo Persada, 1992.

Miles, Matthew B. et.al. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2014.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.

Nurhidayah, Ikeu, dkk. “Revitalisasi Posyandu Melalui Pemberdayaan Kader.” Media Karya Kesehatan 2, no. 2 (2019): 145–157.

Ramdhani, Awa, dkk. “Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting.” Seminar Nasional Hasil Penenlitian dan Pengabdian pada Masyarakat V Tahun 2020 (2020): 28–35.

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Kementerian Sekretariat Negara, 2014.

Rogers, Priscilla S. Management Communication: History, Distinctiveness, and Core Content. Ann Arbor, Mich.: Ross School of Business, 2013.

Simbolon, Demsa, dkk. “Peningkatan Kemampuan Kader Dalam Deteksi Risiko Stunting Di Desa Riak Siabun Kabupaten Seluma Bengkulu.” Poltekkes Kemenkes Bengkulu. 3, no. 2 (2023): 116–128.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2018.

Suparmoko, Ekonomi Publik untuk Mahasiswa Ekonomi dan Ilmu Sosial. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta, 2002.

UNICEF Indonesia. Reducing Stunting in Children Under Five Years of Age: Strategic Approaches. Jakarta: UNICEF Indonesia, 2020.

Venus, Antar. Manajemen Komunikasi: Strategi Mengelola Komunikasi dalam Organisasi dan Masyarakat. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2007.

Downloads

Published

2025-03-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Manajemen Komunikasi Dalam Menangani Stunting Melalui Penggalakan Posyandu”. Journal of Management, Education and Communication 3, no. 1 (March 1, 2025): 38–52. Accessed March 31, 2026. https://journal.dimarjayapublishing.com/index.php/jmec/article/view/54.