Segmentasi Non-Santri di Kota Santri: Strategi Harno-Gus Hanies Menggaet Gangster, Gamers E-Sport, dan Komunitas Vespa dalam Pilbup Rembang
DOI:
https://doi.org/10.1234/jast.v1i1.29Keywords:
Strategi Kampanye Politik, Segmentasi Pemilih, Pendekatan Inklusif, Figur ReligiusAbstract
Artiekel ini mengkaji strategi pasangan calon Harno dan Gus Hanis dalam mendekati segmen pemilih non-tradisional, yaitu gangster, gamers e-sport, dan komunitas vespa pada Pemilihan Bupati Rembang. Dengan menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dan observasi selama kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Hanis, yang dikenal sebagai kiai, menerapkan pendekatan inklusif dengan berinteraksi langsung dan mendengarkan aspirasi kelompok tersebut. Pendekatan ini menciptakan program-program relevan, seperti turnamen e-sport, yang menarik perhatian pemilih muda. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang dinamika segmentasi pemilih dan menunjukkan bahwa strategi kampanye yang adaptif dapat memperluas basis dukungan politik. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi kandidat politik dalam merancang strategi yang lebih efektif di masa depan serta menambah pemahaman tentang interaksi antara figur religius dan kelompok non-konvensional dalam konteks politik lokal. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga memiliki implikasi praktis bagi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang lebih berkualitas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Nadif, Muhammad Syaiful Anwar, M. Nailul Fadhlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
